Tanda-tanda vital meliputi suhu tubuh,denyut nadi, pernafasan dan tekanan
darah. Mengukur tanda -tanda vital bertujuan untuk memperoleh data dasar,
mendeteksi atau memantau perubahan klien dan memantau klien yang berisiko untuk
perubahan kesehatan
1. SUHU TUBUH
Suhu permukaan tubuh (suhu kulit,jaringan sub
kutan dan lemak)berfluktuasi sesuai respon terhadap faktor lingkungan sehingga
tidak ajeg(unreliable)untuk pemantauan status kesehatan klien.Oleh karena itu
lebih tepat mengukur suhu inti atau jaringan tubuh bagian dalam seperti thorax
dan rongga abdomen karena suhunya relatif konstan (± 370).sampai saat ini, suhu
inti tubuh diukur biasanya dengan termometer air raksa.Perawat lebih menyukai menggunakan termometer
elektronik yang memberikan pengukuran lebih akurat hanya dalam waktu 2-60 detik. Pengukuran suhu
inti tubuh inti dapat dilakukan dengan empat cara yaitu oral,rektal,aksila dan
timpani